Untuk memperoleh
sebuah Kemerdekaan, bangsa ini tidak memperolehnya secara gratis, sejarah dan
proses yang panjang dilalui para pejuang kemerdekaan yang tanpa kenal lelah
bahkan sampai rela mengorbanan nyawa dan tumpah darah untuk mendapatkan dan
merebut kemerdekaan demi kedaulatan sebagai sebuah bangsa dan negara, yaitu
bangsa Indonesia. Kenangan selama 350 tahun dijajah oleh asing tidak lah mudah
untuk dilupakan dan ditinggalkan oleh para vetran dan pejuang kemerdekaan,
bangsa dan negara ini telah diperbudak oleh penjajah selama 7 turunan dan
selama itu pula bangsa ini berjuang mengusir para komprador dan penjajah dari
bumi pertiwi ini.
Bangsa yang
besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya dan menghormati jasa
para pahlawannya. Sejarah harus selalu dikenang dan dijadikan tolak ukur
atau cerminan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik agar perjuangan para
pahlawan disaat berjuang merebut kemerdekaan tidak menjadi sia-sia. Jika
mengingat sejarah, setelah memproklamasikan kemerdekaannya perjuangan bangsa
Indonesia tidak hanya sampai di situ. Bangsa ini masih terus mempertahankan
kemerdekaan itu agar tidak direbut lagi dan sudah seharusnya menjadi tugas kita
masyarakat Indonesia sebagai penerus untuk melanjutkan perjuangan mereka para
pendahulu dengan semangat dan rasa cinta akan tanah air.
Berbicara di era
reformasi dan pemerintahan sekarang ini, makin banyak masyarakat dan generasi
muda bahkan di pemerintahan pun banyak yang melupakan sejarah bangsa ini. Terlebih seiring
berkembangnya zaman dan teknologi, kini Nasionalisme dan NKRI semakin pudar sehingga banyak yang melupakan ajaran-ajaran para pejuang
dan akhirnya menimbulkan dampak-dampak yang akhirnya menjadi ironi di Ibu Pertiwi.
Untuk memperoleh sebuah Kemerdekaan, bangsa ini tidak memperolehnya secara gratis, sejarah dan proses yang panjang dilalui para pejuang kemerdekaan yang tanpa kenal lelah bahkan sampai rela mengorbanan nyawa dan tumpah darah untuk mendapatkan dan merebut kemerdekaan demi kedaulatan sebagai sebuah bangsa dan negara, yaitu bangsa Indonesia. Kenangan selama 350 tahun dijajah oleh asing tidak lah mudah untuk dilupakan dan ditinggalkan oleh para vetran dan pejuang kemerdekaan, bangsa dan negara ini telah diperbudak oleh penjajah selama 7 turunan dan selama itu pula bangsa ini berjuang mengusir para komprador dan penjajah dari bumi pertiwi ini.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya dan menghormati jasa para pahlawannya. Sejarah harus selalu dikenang dan dijadikan tolak ukur atau cerminan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik agar perjuangan para pahlawan disaat berjuang merebut kemerdekaan tidak menjadi sia-sia. Jika mengingat sejarah, setelah memproklamasikan kemerdekaannya perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya sampai di situ. Bangsa ini masih terus mempertahankan kemerdekaan itu agar tidak direbut lagi dan sudah seharusnya menjadi tugas kita masyarakat Indonesia sebagai penerus untuk melanjutkan perjuangan mereka para pendahulu dengan semangat dan rasa cinta akan tanah air.
Berbicara di era reformasi dan pemerintahan sekarang ini, makin banyak masyarakat dan generasi muda bahkan di pemerintahan pun banyak yang melupakan sejarah bangsa ini. Terlebih seiring berkembangnya zaman dan teknologi, kini Nasionalisme dan NKRI semakin pudar sehingga banyak yang melupakan ajaran-ajaran para pejuang dan akhirnya menimbulkan dampak-dampak yang akhirnya menjadi ironi di Ibu Pertiwi.
Atas dasar itu, dalam rangka menyambut dan memperingati akan datangnya hari kemerdekaan Republik Indonesia, kami selaku panitia pelaksana menyelenggarakan sebuah event tahunan bertajuk Festival HUT RI Ke-70 yang bertemakan Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah. Event ini sengaja dibuat dengan tujuan menjadi wadah atau alternatif yang mampu menyampaikan kesan dan pesan dalam membangun Nasionalisme masyarakat khususnya generasi muda dengan semangat juang dan idealisme sebagai warga negara yang cinta pada tanah air melalui kegiatan-kegiatan berupa :
- LOMBA PASKIBRA SMA
- LOMBA PIDATO SMA
- TEATRIKAL DRAMA
- STAND UP COMEDY
- BAZAR
- DONOR DARAH
